Inilah Penyakit Sampar yang Menjadi Krisis Berbahay Umat Manusia

penyakit sampar

Pernahkah Anda mendengar penyakit bernama penyakit sampar atau yang dikenal pula sebagai penyakit pes?

Penyakit pes ini memang termasuk penyakit mematikan dan disebabkan oleh infeksi bakteri serius dan mematikan. Saking berbahayanya penyakit satu ini maka sering disebut sebagai black peague atau wabah hitam, yang tentu wajib diwaspadai oleh siapa saja.

Mengenal Penyakit Pes Adalah

penyakit sampar

Penyakit pes yang juga dikenal sebagai penyakit sampar ini merupakan penyakit yang disebabkan bakteri Yersinia pestis. Penyakit ini umumnya dibawa oleh hewan yang memang memiliki lingkungan hidup atau habitat di dekat pemukiman manusia.

Penularan penyakit mematikan ini biasanya melalui binatang yang terinfeksi bakteri tersebut, biasanya karena gigitan.

Jadi untuk Anda yang pernah atau malah baru saja tergigit oleh hewan di sekitar rumah atau kantor misalnya tikus. Cobalah untuk mengecek darah di laboratorium misalnya sepekan setelah kejadian, untuk mengenal terjadinya penyakit sampar sejak dini.

Sebab semakin dini diketahui semakin dini bisa diobati, otomatis kemungkinan untuk sembuh semakin besar dan lebih cepat.

Nama lain dari sampar ini adalah black peague disebut demikian karena penderitanya kerap terlihat memiliki bercak hitam di tubuhnya. Pertama kali ditemukan wabah penyakit ini di tahun 1347-1351 ketika terjadi epidemi di Eropa.

Dalam epidemi tersebut tercatat korban yang tewas akibat sampar mencapai 75 juta jiwa yang tersebar di seluruh dunia. Sekitar dua pertiga dari jumlah tersebut merupakan penduduk di Eropa.

Mengenal Penyebab Penyakit Pes

penyakit sampar

Pada dasarnya penyebab dari penyakit sampar ini merupakan bakteri Yersinia pestis yang biasanya dimiliki atau menginfeksi kutu. Kutu ini biasanya hidup pada tubuh hewan dan lumrahnya terdapat di dalam bulu tikus.

Gigitan kutu yang terinfeksi bakteri ini pada tikus menyebabkan tikus mengalami infeksi serupa. Apabila menggigit manusia maka berpotensi menularkan infeksi bakteri penyebab pes tersebut.

Meskipun menular melalui gigitan namun penularan penyakit satu ini biasanya terjadi antara hewan dengan hewan, atau antara hewan dengan manusia.

Penularan antar sesama manusia misalnya interaksi antara penderita dengan orang sehat tidak pernah terjadi. Kecuali penyakit pes ini menyerang paru-paru dan menyebabkan pneumonia yang bisa menular melalui perantara udara.

Selain karena gigital tikus, penyakit ini juga bisa dialami karena mengalami gigitan kutu maka musti waspada.

Selain itu juga bisa menular melalui kondisi lingkungan yang memang kumuh, dan diketahui ada beberapa negara yang memiliki penderita penyakit sampar lumayan tinggi.

Jadi sampaikan ke dokter sebelum sakit sempat wisata ke negara mana saja untuk mempermudah proses diagnosa. Bisa juga disebabkan karena hal-hal berikut:

– Melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi,
– Dicakar oleh hewan peliharaan yang terinfeksi bakteri pes,
– Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi tinja yang terinfeksi,
– Masuk melalui luka di tubuh misal kecipratan darah hewan yang terinfeksi pes,

Jenis-Jenis Penyakit Pes

penyakit sampar

Rupanya penyakit yang membunuh banyak manusia ini memiliki beberapa jenis, dan berikut jenis-jenisnya:

1. Bubonic plague

Dilihat dari namanya, penyakit sampar satu ini menyerang bagian kelenjar getah bening atau bubos.

Bakteri Yersinia umumnya masuk melalui gigitan hewan yang sudah terinfeksi dan paling sering adalah tikus. Infeksi pada kelenjar getah bening menyebabkan sistem limfamik terganggu sehingga menurunkan daya tahan tubuh.

2. Septicemic plague

Dalam kondisi sampar yang lebih parah dimana bakteri Yersinia masuk ke aliran darah maka akan berlanjut menjadi Septicemic plague. Sehingga menjadi kondisi yang lebih parah setelah penderita mengalami Bubonic plague.

3. Pneumonic plague

Penyakit pes yang bisa ditularkan dari orang ke orang adalah jenis Pneumonia plague, sebab bakteri penyebab pes sudah menginfeksi paru-paru.

Ketika penderita batuk ataupun bersin maka akan mengeluarkan bakteri ini ke udara dan berpotensi diserap oleh orang sehat di sekitar Anda.

Gejala Penyakit Pes

Setelah terinfeksi oleh bakteri penyebab penyakit bernama sampar ini maka tubuh penderita akan menunjukan beberapa gejala khas. Khusus untuk Bubonic akan menunjukan gejala berikut:

– Tubuh demam hingga menggigil,
– Mengalami sakit kepala,
– Otot tubuh akan terasa nyeri, dan
– Mengalami kejang.

Sedangkan pada Pneumonia akan memberikan gejala sebagai berikut:

– Mengalami kesulitan saat benafas,
– Merasa sakit di bagian dada,
– Mengalami demam diikuti sakit kepala,
– Dalam kondisi parah penderita mengalami batuk berdahak disertai darah.

Gejala untuk pes jenis Septicemic antara lain:

– Mengalami sakit perut seperti diare dan sering diikuti rasa mual dan juga muntah,
– Tubuh demam sembari menggigil dan mendadak menjadi lemah,
– Mengalami pendarahan sebab penderita darahnya susah membeku,
– Mendadak muncul bulatan hitam di beberapa bagian tubuh.

Pengobatan Terhadap Penyakit Pes

Sebelum menentukan metode pengobatan terhadap penyakit sampar ini, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan secara bertahap. Sehingga memastikan penderita memang mengalami pes atau sampar agar tidak memberikan pengobatan yang salah.

Setelah positif diketahui penderita mengalami pes maka dokter umumnya akan memberi antibiotik mengingat penyakit ini disebabkan oleh bakteri.

Apabila pemberian antibiotik masih kurang dan belum bisa mengurangi penderitaan penderita pes maka petugas medis akan menambahkan alat infus.

Jika penderita menunjukan masalah pada sistem pernafasan maka akan dipasang selang oksigen untuk membantu. Apabila penderita postif mengalami Pneumonia maka akan ditempatkan ruang terisolasi guna mencegah penularan.

Dalam kondisi yang parah bakteri penyebab sampar ini mampu mematikan jaringan karena menghambat aliran darah ke beberapa bagian tubuh.

Meski jarang namun tetap harus diwaspadai, namun semakin cepat memperoleh pengobatan maka kesempatan sembuh semakin besar.

Cara Mencegah Munculnya Penyakit Pes

Sedangkan untuk pencegahan dianjurkan untuk menekan populasi hewan pembawa bakteri penyakit pes ini. Berikut cara terbaik untuk pencegahanya:

1. Menjaga kebersihan rumah maupun kantor

Populasi tikus dimanapun dijamin akan membludak jika membiarkan kondisinya kotor dan sering menyimpan makanan. Pastikan menjaga kebersihan rumah dan kantor tempat Anda beraktifitas untuk mengontrol jumlah tikus pembawa pes.

2. Merawat hewan peliharaan dengan baik

Bagi yang memiliki hewan peliharaan wajib merawatnya dengan baik misal rajin dimandikan ataupun diberi vaksin yang sesuai secara berkala.

3. Memakai sarung tangan saat kontak dengan hewan

Saat melakukan kontak dengan hewan yang berpotensi terinfeksi bakteri pes maka lakukan tindakan aman dengan memakai sarung tangan.

4. Gunakan obat serangga alami

Gigitan serangga seperti nyamuk ternyata juga bisa menularkan bakteri penyebab pes, maka gunakan obat serangga alami. Misalnya menanam serai supaya nyamuk dan serangga jenis lainya enggan mendekat.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia ini memang sangat berbahaya, namun asalkan gejala awalnya dikenali.

Kemudian langsung mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan maka akan lekas pulih. Baiknya Anda melakukan pencegahan penyakit sampar seperti yang diuraikan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *