6 Cara agar Properti Cepat Laku dengan Harga Terbaik

Cara Agar Properti Cepat Laku. Rumah adalah aset yang bisa dikatakan sangat berharga bagi seseorang. Bahkan dapat dikatakan bahwa investasi memiliki lebih banyak manfaat karena setiap tahun harga rumah cenderung terus meningkat. Selain itu, didukung oleh lokasi yang strategis seperti berada dekat dengan sekolah, rumah sakit, pasar, dll.

6 Cara agar Properti Cepat Laku dengan Harga Terbaik - cara agar properti cepat laku

Akses jalan yang mudah dan juga dilalui oleh kendaraan umum akan lebih bernilai bagi rumah yang Anda pasarkan. Tentu ada berbagai alasan mengapa seseorang akhirnya memutuskan untuk menjual rumahnya.

Bisa jadi karena didorong oleh kebutuhan ekonomi, ingin meningkatkan ke tempat tinggal yang lebih cocok atau bahkan ingin pindah ke lingkungan rumah yang lebih nyaman.

Cara agar Properti Cepat Laku dengan Harga Terbaik

Namun, menjual rumah bukanlah hal yang mudah seperti menjual makanan yang digoreng, lalu apa tips menjual rumah agar cepat laku?

PERTAMA – Bersihkan teras rumah.

Tips ini mungkin terdengar sangat biasa dan sederhana, tetapi penampilan teras yang kusam, kotor, dan terabaikan tidak hanya mengurangi nilai jual, tetapi juga memungkinkan calon pembeli untuk melarikan diri.

Misalnya, Anda bisa mulai dengan menarik gulma, merapikan bebatuan taman, memotong cabang atau ranting yang tidak beraturan. Jika Anda merasa perlu, Anda dapat menambahkan hiasan kecil ke taman Anda agar terlihat lebih menarik, seperti batu loncatan, lampu taman atau pohon.

KEDUA – Lakukan perbaikan kecil.

Setelah kita selesai dengan teras, tentu saja Anda harus melakukan perbaikan kecil pada bagian dalam rumah seperti: Memperbaiki keran yang macet, memperbaiki pipa yang bocor, mengecat dinding yang mulai terlihat pudar, mengganti wallpaper, membersihkan kerak yang tongkat di kamar mandi.

Logikanya tidak ada yang mau membeli rumah dalam banyak kondisi yang harus dia perbaiki. Kebersihan bagian dalam rumah tentu merupakan hal yang tidak bisa dilupakan. Cat rumah baru atau bahkan kombinasi warna yang menarik dapat menambah nilai jual. Selain kebersihan dapur dan kamar mandi juga perlu diperhatikan.

Bersihkan maksimal kedua area ini karena biasanya ada kerak yang menempel dan sulit dibersihkan. Rumah yang siap huni dan tanpa kerusakan tentu akan cepat laku dengan harga yang relatif lebih tinggi.

KETIGA – Lakukan Open House.

Dengan mengadakan open house, itu berarti Anda memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk mengetahui rumah Anda secara detail. Sehingga kelebihan dan kekurangan rumah Anda akan terlihat langsung.

Untuk mengadakan open house ini, Anda harus memilih waktu yang tepat. Akhir pekan adalah pilihan yang tepat karena calon pembeli Anda kemungkinan besar memiliki waktu luang.

Berikan ruang bagi pembeli potensial untuk melihat-lihat atau bahkan berkeliling di dalam dan di luar rumah Anda. Jadi dia tidak merasa diikuti dan memiliki penilaian yang cukup sebelum memutuskan untuk membeli rumah Anda. Batasi juga saat mengunjungi calon pembeli di rumah Anda sehingga Anda dapat bernegosiasi dengan calon pembeli lainnya pada hari yang sama.

KEEMPAT – Memasang harga yang wajar.

Setelah Anda melakukan dua langkah sebelumnya, sekarang saatnya bagi Anda untuk menginstal harga jual untuk rumah Anda. Bagaimana cara menentukannya?

Cara pertama

adalah mensurvei lingkungan sekitar. Anda harus mensurvei harga tanah dan rumah di lingkungan tersebut. Dari sana, tentu saja Anda akan mendapatkan patokan harga rata-rata.

Cara kedua

untuk menetapkan harga yang wajar didasarkan pada Nilai Jual Obyek Pajak atau NJOP. Contoh perhitungan seperti ini: Pertama menentukan harga tanah menggunakan rumus: NJOP lahan x luas lahan. Misalnya, NJOP dihargai Rp600 ribu per m² x 550 m² = Rp330 juta. Selanjutnya, harga bangunan dapat ditentukan dengan rumus: gedung NJOP x luas tanah. Misalnya, NJOP adalah Rp 400 ribu per m² x 500 m² = Rp 200 juta. Harga pasar itu sendiri biasanya dapat naik satu hingga dua kali lipat harga NJOP. Dengan kata lain, Anda dapat memperkirakan harga rumah berdasarkan pertimbangan hasil perhitungan NJOP, harga pasar, dan lainnya.

KELIMA – Gunakan situs jual beli.

Seringkali kita melihat ketika ada tempat tinggal yang akan dijual, hanya memasang spanduk bertuliskan “SALE TANPA PRIVATE, CONTACT: XXX” misalnya. Metode ini tidak salah, tetapi di zaman sekarang ini terasa kurang efektif. Dengan media sosial yang semakin luas dan situs jual beli, Anda dapat menawarkan rumah Anda di situs jual beli. Situs jual beli seperti OLX, Rumah.com, Rumah123.com, Lamudi, dapat menjangkau banyak pembeli potensial di rumah Anda sehingga rumah Anda akan terjual lebih cepat.

KEENAM – Gunakan media sosial.

Sebagaimana dibahas sebelumnya, hari ini, media sosial adalah salah satu elemen kehidupan. Dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram, itu akan sangat memudahkan Anda dalam mempromosikan rumah yang ingin Anda jual.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengiklankan rumah Anda di media sosial seperti menulis judul dan informasi pendukung seperti alamat dan nomor yang dapat dihubungi secara lengkap dan jelas.

Selanjutnya, sertakan foto-foto yang menarik dan mewakili sebagian besar rumah Anda seperti bagian depan, interior, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi. Oh iya, sedikit tips tambahan saat ini, seringkali orang yang ingin membeli rumah ingin mengetahui lingkungan di sekitar rumah yang akan dibeli.

Dengan menambahkan berapa kilometer ke pusat kota, jarak ke masjid atau tempat ibadah lainnya, maka jarak ke pasar, warung atau minimarket, jarak ke sekolah, jarak ke tempat wisata seperti pantai, dll, yang bisa tambahkan nilai tambah untuk Anda. Karena suka atau tidak, orang yang membeli rumah dari Anda harus menerima lingkungan di sekitar rumah baru mereka.

Kemudian daftar lokasi di Google Maps juga akan memudahkan calon pembeli untuk melihat rumah Anda secara langsung. Juga waktu untuk belajar tentang fitur periklanan di Facebook dan Instagram sehingga promosi yang Anda buat lebih efektif.

Langkah terakhir adalah menggunakan layanan agen properti. Saat Anda menampilkan nomor kontak Anda di iklan rumah, tentu saja Anda mengharapkan setiap panggilan masuk datang dari calon pembeli Anda. Namun ada pengalaman unik yang sering terjadi pada seseorang yang ingin menjual rumahnya justru mendapat telepon dari agen properti yang ingin membantu menjual rumah Anda.

Tidak masalah ketika Anda juga memutuskan untuk menggunakan layanan agen properti dengan tujuan agar rumah Anda akan terjual dengan cepat. Agen properti profesional tentu memiliki jaringan luas yang membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan calon pembeli dari rumah Anda.

Anda juga tidak perlu repot untuk menjawab setiap telepon atau sms (wa) menanyakan segala sesuatu tentang rumah Anda karena mereka akan menanganinya. Selain itu, biasanya mereka juga membantu Anda menentukan harga jual rumah Anda sehingga Anda tidak perlu repot menghitung dan sebagainya.

Baca juga: Cara Membuat Paper Flower dari Karton Origami Jasmine Manila

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan layanan agen propertitentu saja ada biaya yang harus Anda keluarkan, umumnya komisi untuk agen properti adalah 2,5% dari total harga jual rumah Anda.